JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil DKI Jakarta, Achmad Azran, memberikan masukan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berencana memperluas sekolah swasta gratis pada 2026. Achmad Azran berharap kualitas turut menjadi perhatian.
Awalnya, Pemprov DKI Jakarta hanya menargetkan 40 sekolah swasta gratis. Namun, jumlah ini ditargetkan bertambah menjadi 258 sekolah tahun depan.
Rencana ini disambut positif Achmad Azran. Hanya, ia mengingatkan agar kualitas pendidikannya juga harus menjadi perhatian.
"Rencana yang jelas sangat baik sekali. Harapannya tentu bisa memastikan seluruh anak Jakarta bisa mendapatkan pendidikan layak. Dan tingkat pendidikan minimal di masyarakat pun ikut terangkat," katanya, Selasa (19/8/2025), di Jakarta.
Senator yang akrab disapa Bang Azran ini pun mengingatkan Pemprov agar sekolah yang dibangun bisa tepat sasaran.
"Jadi lokasi dan kebutuhannya memang sesuai. Jangan sampai nantinya sekolah ini hanya sekedar ada dan sepi peminat dan akhirnya tutup. Jadi harus dikaji mendalam agar sekolah swasta gratis bisantepat sasaran," ujarnya.
Putra asli Betawi ini pun berharap sekolah swasta gratis bisa membantu siswa mengembangkan potensi yang dimiliki siswa.
"Sekolah swasta gratis bisa diminati jika mampu mengakomodir potensi siswa, bahkan mengembangkannya menjadi prestasi. Baik itu olahraga, seni, akademik dan lainnya. Yang artinya, harus ada keunggulan dibanding sekolah lain, jadi tidak sekadar berdiri," tambahnya.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menjelaskan jika program sekolah swasta gratis menyasar wilayah atau kelurahan yang tidak memiliki sekolah negeri.
Nantinya, seluruh biaya pendidikan di sekolah swasta peserta program ini akan ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta sampai siswa menyelesaikan masa studinya.
