Bang Azran : Cuaca Panas Ekstrem di Jakarta, Alarm Serius Perubahan Iklim dan Kesiapan Kota

‎JAKARTA — Anggota DPD RI/MPR RI Dapil DKI Jakarta, Achmad Azran, menyoroti fenomena cuaca panas ekstrem yang tengah melanda Jakarta sebagai sinyal serius yang tidak boleh dipandang sebagai kejadian musiman semata, melainkan bagian dari dinamika perubahan iklim global yang semakin nyata dampaknya di kawasan perkotaan.

‎“Cuaca panas ekstrem yang terjadi di Jakarta saat ini tidak bisa lagi dipandang sebagai fenomena musiman semata, melainkan bagian dari dinamika perubahan iklim global yang semakin nyata dampaknya di kawasan perkotaan,” ujar pria yang biasa disapa Bang Azran, Kamis, 19 Maret 2026.

‎Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, suhu udara di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir berada pada level tinggi dan menjadikan Jakarta sebagai salah satu kota dengan suhu paling panas di Indonesia.

‎Selain itu, musim kemarau tahun ini diproyeksikan datang lebih awal dan berlangsung lebih panjang, sehingga berpotensi memperpanjang periode panas ekstrem.

‎Azran menegaskan bahwa kondisi ini memiliki implikasi luas, tidak hanya terhadap kenyamanan warga, tetapi juga kesehatan publik, kualitas udara, serta produktivitas ekonomi.

‎“Kondisi ini memiliki implikasi luas, tidak hanya pada kenyamanan warga, tetapi juga terhadap kesehatan publik, kualitas udara, dan produktivitas ekonomi,” lanjutnya.

‎Paparan suhu tinggi secara berkepanjangan, menurutnya, berisiko meningkatkan gangguan kesehatan seperti dehidrasi, kelelahan akibat panas, serta memperburuk kondisi pernapasan akibat meningkatnya konsentrasi polutan di udara.

‎Lebih lanjut, ia menilai Jakarta saat ini tidak hanya menghadapi cuaca panas, tetapi juga sedang diuji ketahanannya sebagai kota besar dalam merespons tekanan perubahan iklim.

‎“Jakarta tidak hanya sedang menghadapi cuaca panas, tetapi juga sedang diuji ketahanannya sebagai kota besar dalam merespons tekanan perubahan iklim. Hal ini harus menjadi momentum untuk mempercepat transformasi menuju kota yang lebih adaptif, hijau, dan berketahanan,” tegasnya.

‎Pria asli Betawi itu juga menggarisbawahi sejumlah faktor yang memperparah kondisi panas di Jakarta, antara lain efek pulau panas perkotaan akibat dominasi beton dan aspal, keterbatasan ruang terbuka hijau, serta tingginya emisi dari kendaraan bermotor.

‎Sebagai langkah strategis, Bang Azran mendorong percepatan penambahan ruang terbuka hijau melalui revitalisasi taman kota dan penghijauan kawasan padat, penguatan kebijakan transportasi rendah emisi termasuk pengembangan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan, serta peningkatan sistem peringatan dini dan edukasi kepada masyarakat.

‎“Perlu percepatan penambahan ruang terbuka hijau, penguatan transportasi rendah emisi, peningkatan sistem peringatan dini, serta edukasi kepada masyarakat terkait risiko kesehatan akibat panas ekstrem,” katanya.

‎Ayah epat anak dan tiga cucu itu juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha dalam membangun infrastruktur yang tangguh terhadap perubahan iklim, serta penggunaan pendekatan berbasis data dan sains dalam setiap kebijakan.

‎“Kebijakan yang diambil harus berbasis data agar tidak bersifat reaktif, melainkan antisipatif dan berkelanjutan,” ujarnya.
‎Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang arus mudik, Azran turut mengimbau para pemudik untuk lebih waspada terhadap dampak cuaca panas selama perjalanan.

‎“Pemudik harus menjaga kondisi fisik dengan memastikan tubuh tetap terhidrasi, tidak memaksakan diri saat lelah, serta beristirahat secara berkala terutama bagi pengendara jarak jauh,” pesannya.

‎Pria yang hobi main bulu tangkis itu juga menyarankan agar masyarakat menghindari paparan langsung sinar matahari dalam waktu lama, menggunakan pelindung diri, serta memilih waktu perjalanan yang lebih aman dari terik siang hari.

‎“Keselamatan dan kesehatan harus menjadi prioritas utama agar perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *